Lebih Dekat dengan Kami

KEMENTERIAN SEKRETARIS KABINET

BEM UNSOED 2020

Menteri

Nuansa Dwika Aulia – I1A01847

Staff

Dini Prahesti – E1A019143
Jenika Intan – F1B019054
Nadhifa Salsabila – I1A018054
Rizki Ghea Cesilia – F1C018011
Rosida Amalia – B0A018013
Seli Febriastuti – C1C019110

SEKAB

Kementerian Personalia merupakan kementerian yang tergabung didalam lingkar kordinasi Manajemen Kabinet. Tugas dan fungsi Kementerian Personalia adalah menjalankan kaderisasi di internal BEM Unsoed, menciptakan suasana organisasi yang harmonis dengan melakukan upaya penjagaan, pemberdayaan, pengembangan, monitoring, serta evaluasi pengurus BEM Unsoed.

Visi & Misi

Visi :
Terwujudnya kaderisasi yang dinamis dan mantab didalam internal BEM Unsoed dengan mengedepankan Profesionalitas dan Kekeluargaan sebagai pondasi gerak.

Misi :
1. Mengadakan kontroling, penjagaan, dan evaluasi terhadap pengurus BEM Unsoed
2. Mengembangkan potensi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengurus BEM Unsoed
3. Membangun rasa kekeluargaan di Internal BEM Unsoed
4. Menciptakan kader-kader yang berpotensi agar bisa berkontribusi secara berkelanjutan di BEM Unsoed

Deskripsi Kerja

1. Merumuskan pola kaderisasi internal BEM Unsoed; tahap-tahap kaderisasi yang aka ditempuh selama satu periode kepengurusan, hal apa saja yang perlu dipahami oleh setiap pengurus, perangkat pengkaderan apa sajayang digunakan, dan sebagainya.

2. Melakukan pemetaan pengurus; mengumpulkan biodata, membuat database, dan mengintegrasikannya dengan evaluasi pengurus.



3. Membuat kegiatan pelatihan dikemas dalam bentuk upgrading dengan nuansa yang serius tapi santai, kreatif, asik, dan bikin kangen.



4. Membuat kegiatan pengembangan sekaligus pengarahan dalam bentuk kelas secara intensif untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berfikir.


5. Membuat kegiatan-kegiatan kultural yang dapat dinikmati setiap pengurus.




6. Melakukan monitoring pada setiap kementerian terkait dengan kinerja pengurus.




7. Membantu menyelesaikan segala permasalahan yang berkaitan dengan konflik internal.



8. Memberikan reward and punishment, apresiasi, teguran, dan nasehat-nasehat perbaikan untuk menciptakan hawa kepengurusan yang nyaman, tertib, dan tentram